You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
180 Becak di Pejagalan Didata dan Ditempeli Stiker
photo Budhi Firmansyah Surapati - Beritajakarta.id

Pemilik Becak Ikuti Sosialisasi di Kelurahan Pejagalan

Sebanyak 180 pemilik becak di wilayah Kelurahan Pejagalan, Cilincing, didata dan ditempeli stiker oleh petugas Suku Dinas Perhubungan (Sudinhub) Jakarta Utara. Kegiatan ini dilakukan di kantor kelurahan, Kamis (25/1) siang. 

Mereka dijelaskan agar beroperasi di jalan permukiman dan tidak boleh ke jalan besar

Lurah Pejagalan, Yogara Fernandes menjelaskan, pendataan dan penempelan stiker ini sebagai tindak lanjut arahan Gubernur DKI Jakarta untuk mengatur operasional becak. Setelah dilakukan pendataan, kata Yogara, mereka disosialisasikan tentang jalur-jalur mana saja yang boleh dilintasi. 

Anies Naik Ojek ke Balai Kota

"Mereka dijelaskan agar beroperasi di jalan permukiman dan tidak boleh ke jalan besar. Pengaturan ini sambil menunggu aturan yang tengah dimatangkan," katanya, Kamis (25/1).

Menurut Yoga, jumlah yang didata dan ditempeli stiker sudah sekitar 95 persen dari jumlah keseluruhan becak yang biasa beroperasi di wilayahnya. Diakuinya, keberadaan becak selama ini memang nyata dan dibutuhkan sebagian warga, terutama kaum ibu yang berbelanja di pasar.

"Karena memang dibutuhkan, jadi sejak 2016 kita memang tertibkan mereka yang membandel turun ke jalan besar saja," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Penanganan Darurat Turap Longsor di Kali Baru Capai 90 Persen

    access_time19-02-2026 remove_red_eye6139 personNurito
  2. Simak Jadwal Pendaftaran dan Verifikasi Mudik Gratis Pemprov DKI

    access_time18-02-2026 remove_red_eye3782 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Warga RW 06 Pekayon Berbagi Takjil ke Pengendara

    access_time21-02-2026 remove_red_eye3011 personNurito
  4. Ini Aturan Penyelenggaraan Usaha Pariwisata Selama Ramadan dan Idulfitri 1447 H

    access_time17-02-2026 remove_red_eye2949 personAldi Geri Lumban Tobing
  5. Wagub Bersilaturahmi dengan Warga di Masjid Lautze

    access_time21-02-2026 remove_red_eye1556 personFolmer